Kamis, 03 Februari 2011

SKENARIO DISKEL TERAKHIIIR! # 8 EFUSI PLEURA. (4/02/10)



              DISKUSI KELOMPOK
BLOK 15 SISTEM RESPIRASI
Hari, Tanggal: Jumat, 4 Februari2010
Jam:  08.00-10.00

Tema                          : Penyakit Pleura
Pokok Bahasan          : Infeksi pleura

Penanggung jawab    : Wahyu Harihardjaja dr., SpPD
Nara sumber               : Wahyu Harihardjaja dr., SpPD
               
Pembagian Waktu:

1.  Pembukaan ( 5 menit)                                                                  
2. Pembagian sub kelompok (A, B, C), ketua dan sekretaris, pemahaman skenario
    (10menit)
3.  Diskusi dalam sub kelompok (45 menit)
4.  Presentasi dilanjutkan dengan diskusi (3 x 20 menit)
5.  Penyusunan laporan (20 menit)
6.  Umpan balik dan penutup (10 menit)
                              
Skenario

Seorang laki-laki 26 tahun, datang dengan keluhan utama sesak nafas sejak 2minggu,yang dirasakan makin lama makin berat, sesak tidak berhubungan dengan aktivitas, tidak disertai nafas berbunyi ( mengi ), untuk mengurangi sesknya penderita lebih enak tidur miring ke kiri. sejak 1 bulan yang lalu penderita suka mengeluh batuk tanpa dahak dan demam tidak terlalu tinggi (meriang), kadang disertai dengan berkeringat malam hari dan disertai nyeri dada sebelah kiri terutama bila batuk dan nafas panjang dan sejak timbul sesak nyeri dada tidak terasa lagi

Pada pemeriksaan fisik :
Kesadaran: Komposmentis, tampak sesak
TD: 110/70 mm Hg     Nadi :88 x/menit    Respirasi: 28 x/menit    Suhu 37o C
Kepala     : Konyungtiva anemis (-), sklera ikterik (-) PCH (-), sianoais (-)
Leher       : Trakea deviasi ke kanan, JVP 5+2 cmH2O, HJR (-)                                                                 
Thoraks   : Cor : Batas kiri tidak dapat ditentukan, BJ murni, regular
                Pulmo : Inspeksi, bentuk asimetris, hemitoraks kiri lebih cembung,
                               ICS kiri melebar, pergerakan kiri tertinggal
                                Palpasi, vocal frremitus  kiri menurun
                                Perkusi kiri redup/dull ICS III ke bawah
                                Auskultasi, kanan VBS normal, kiri VBS menurun
                                Vocal resonance kanan normal, kiri menurun
Abdomen : Datar, lembut, Hepar /lien tidak teraba
     ,             Bising usus (+) normal
Ekstremitas : sianosis (-), clubbing (-),

Laboratorium:
Hb  12,7 gram% lekosit 6.000/mm3;Trombosit  255.000/mm3, LED 56/68 mm
Foto toraks :
Perselubungan putih di paru kiri mulai 1/3 lapangan paru kiri

Tugas :

1.    1.Tentukan diagnosis penyakit penderita ini serta apa dasar diagnosisnya
2. 2. Apa rencana tindakan dan pemeriksaan laboratorium untuk menunjang diagnosis, serta gambaran hasil laboratorium yang mungkin
3.    3. Pemeriksaan laboratorium apa yang perlu sehubungan dengan terapi yang akan diberikan
4.    4. Tindakan apa yang akan dilakukan pada penderita ini
5.    5. Tentukan rencana pengobaan pada penderita ini bila penyebabnya tbc
6.    6. Sebutkan kemungkinan cairan apa saja yang terdapat dalam efusi pleura serta istilahnya
            

Selasa, 01 Februari 2011

ATUSS'08 road to OSPEK 2011

Wakil        : FANSURI IKHSAN
Sekertaris : TSUCHIYA TRISTIANA D
                 INTAN CINDRA IDAMAN
Bendahara: LIZA FAUZIAH
                 MEDINA MARDIANTY
Koord.Lap : HARYO PRIHANTORO
                 IRFAN RAHIM HIDAYAT
Acara        : GINSSA PUTRA G
Keamanan : MANGOLOI SINURAT
Humas       : GUSTI AKBAR BUDIMAN
Pub.Dok    : ADWITYA D.G.N
Logistik      : HELIXYAP
Transport  : ADITIO PRANANDA
Dan.Us      : DWI AMELIA
Konsumsi   : RAHMITA KUSUMADEWI
Kesekretariatan: PUTRI.HERYANI K
Timkes      : FEZZAN ATHAMA
Mentor       : SANDA ADHITA G
Komdis     : M.LUTHFI HIDAYAT


* kepercayaan adalah amanah. .
semua suara adalah tanggung jawab.
bismillah..INI TAHUN K I T A!

SKENARIO DISKEL # 7 BRONKHIOLITIS (02/02/010)


Untuk Mahasiswa
DISKEL  VI - BLOK 15- Sistem Respirasi
T e m a                                     : Infeksi saluran nafas bawah
Pokok Bahasan                        : Bronkhiolitis
Tanggal dan Waktu Diskel        :  Rabu, 2 Februari 2011
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Petunjuk untuk mahasiswa
Sasaran belajar            :

Penanggung jawab      : Oma Rosmayudi, dr., Sp.A(K)

Skenario
            B, bayi laki-laki berusia 8 bulan dibawa ibunya ke puskesmas karena batuk, pilek dan sedikit demam yang sudah berlangsung 1 hari.  Karena tidak ada nafas cepat dan tarikan kedalam dinding dada bagian bawah, petugas puskesmas memberikan amoksisilin, paracetamol dan menganjurkan ibu B membawa anaknya kembali ke puskesmas 2 hari kemudian apabila B belum sembuh. 
Pada hari keempat (dari mulai batuk-pilek), B dibawa kembali ke puskesmas.  Pada pemeriksaan fisik didapatkan :
Bayi gelisah, sesak, tampak sakit berat.  Suhu tubuh 37,8 derajat Celcius, nadi 120x/menit,  respirasi 60x/menit.  Pemeriksaan dada : Dada tampak emfisematous, sela iga melebar, batas paru-hati : Sela iga ke VIII, vocal fremitus melemah.  Pada perkusi hipersonor, auskultasi terdengar ekspirasi memanjang disertai dengan wheezing ekspiratoir.
Petugas puskesmas kemudian merujuk penderita ke rumah sakit.    Di rumah sakit, penderita diberi :
  1. Oksigen yang dilembabkan 2 l / menit via nasal canule
  2. Cairan infus untuk memenuhi kebutuhan cairan
  3. Antibiotika broad spectrum IV
  4. Glucocorticoid IV
  5. Bronkhodilator


Tugas Mahasiswa         :

1.     Tetapkan diagnosis kerja penderita waktu dia dibawa ke puskesmas pertama dan untuk yang kedua kalinya.  Jelaskan hubungan antara diagnosis pertama dan kedua.
2.     Jelaskan definisi, anatomi. Histologi, faal dari organ yang terkena penyakit yang kedua.
3.     Jelaskan etiologi, gambaran patologi anatomi dari penyakit yang kedua, serta patofisiologi wheezing dan sesak pada penderita
4.     Jelaskan faktor resiko dan epidemiologi penyakit yang kedua
5.     Jelaskan manifestasi klinis / perjalanan penyakit dan komplikasi penyakit kedua
6.     Jelaskan tatalaksana  dan  pencegahan  penyakit II .
7.     Jelaskan kontroversi pemberian antibiotika, bronkhodilator, glucocorticoid dan antiviral untuk penyakit kedua.


Pembagian Waktu:
  1. Pembukaan (5 menit)
  2. Pembagian sub kelompok (3 kelompok), ketua dan sekretaris, pemahaman skenario (10 menit)
  3. Diskusi dalam sub kelompok (45 menit)
  4. Presentasi dilanjutkan dengan diskusi (3 x 20 menit)
  5. Penyusunan laporan (20 menit)
  6. Umpan balik dan laporan (10 menit)

Minggu, 30 Januari 2011

SKENARIO DISKEL # 6 PNEUMONIA pada BALITA (31/01/010)

Untuk mahasiswa

Diskusi kelompok Blok 15 – Sistem Respirasi
Hari,Senin tanggal : 31 Januari 2011
SKENARIO :
Putri berusia 4 tahun dengan gizi kurang, pada tanggal 12 Desember dibawa ke puskesmas dengan  keluhan batuk pilek dan panas badan yang tidak terlalu tinggi.  Oleh petugas puskesmas diberi obat berupa vitamin dan parasetamol.  Setelah diberi obat, panas badan turun tetapi keluhan pileknya berlanjut bahkan sering menyumbat hidung sehingga bernafas melalui mulut.  Pada tanggal 14 Desember dirujuk ke RSUD karena demam  tinggi dan sesak nafas.
Pada pemeriksaan di RSUD :
  1. Pemeriksaan fisik : Alert, sesak nafas, tampak sakit berat, suhu tubuh 39,5 C, nasi 120 x/m,enit, REIC, respirasi 50x/menit diertai dengan “tarikan kedalam dinding dada bagian bawah (epigastric retraction).  Pada inspeksi, palpasi danperkusi dinding dada tidak didapatkan kelainan.  Tetapi pada auskultasi terdengar ada “Crackles” (ronkhi basah sedang-nyaring) yang terdengar  diseluruh lapang paru.  Wheezing (-)
  2. Pemeriksaan laboratorium darah :  Hb : 11gr/dl, leukosit 23.500/mm3, hitung jenis : Eos 1 ; Bas 2 ‘ Staf 8 ; segmen 60  ; limfosit  25 ; monosit  4.  Kultur darah : Steril
  3. Pemeriksaan foto thorax AP : Infiltrat berbercak bercak di paru kanan bawah
Terapi yang diberikan di RSUD :
·         Oksigen sampai sesak nafas hilang
·         Amoksisilin 200 mg/KgBB/hari  (IV) dibagi 4 dosis + Chloramphenicol 100 mg/kgBB/hari  (IV) dibagi 4 dosis.  Efektivitas dievaluasi tiap 24 jam




       Epilog :
·         Pada akhir 24 jam pertama dari pengobatan : Panas 38 derajat Celcius, respirasi 44x/menit.
·          Pada akhir 24 jam kedua : Crackles (-). 
·         Pada akhir 24 jam ketiga : Demam, sesak, dan crackles, semuanya negative dan anak dipulangkan dalam keadaan sembuh

Tugas untuk mahasiswa :
  1. Pada tanggal 12 Desember, putri menderita penyakit apa ? Jelaskan etiologi, epidemiologi, pathogenesis, komplikasi dan penanganan penyakit ini .  
  2. Adakah hubungan antara penyakit yang diderita pada tanggal 12 Desember dengan penyakitnya pada tanggal 14 Desember?  Apabila ada jelaskan hubungan antara kedua penyakit tersebut.